Cinta yang Sempurna

Terinspirasi dari blog sebelah yang membahas tentang CINTA. Jadi ingin lebih paham dan mengerti soal yang namanya Cinta. Kalau pembahasan Cinta sepertinya memang gak pernah bosan yaa untuk dibahas. Karena banyak cerita dibalik cinta. Sharing blog dari yang punya account Twitter @KhaldaHIJAB. 

Pernahkah kita mendengar pertanyaan-pertanyaan seperti "Ada nggak sih cinta sejati itu?" , "Ada nggak sih cinta yang sempurna itu?"
Jika definisi kita tentang cinta abadi dan cinta sempurna adalah cinta yang happily ever after, tanpa kesedihan, tanpa rasa sakit, tanpa perjuangan maka SELAMANYA kita tidak akan pernah menemukannya.
Cinta sempurna hanyalah milik mereka yang tidak sempurna, namun saling menerima ketidaksempurnaan masing-masing sambil terus berusaha menyempurnakan satu sama lain.
Cinta sempurna hanyalah milik mereka yang berkomitmen bersama-sama membangun cinta karena Allah dalam ikatan yang telah halal.
Seperti kisah sepasang suami istri yang beberapa hari lalu diundang ke acara Talkshow salah satu TV swasta. Mereka menikah di usia yang masih sangat muda, bisa dibilang sang istri menikah ketika ia baru saja lulus SMA. Kala itu ia dikenalkan dengan seorang pria oleh temannya. Temannya mengatakan bahwa pria ini sedang mencari seorang istri. Sekilas tidak ada yang salah dengan pria ini, dia tampan, mapan, semua terlihat baik. Akan tetapi ada satu hal yang membuat sang wanita ragu untuk mau menerima pria ini sebagai suaminya, karena dia seorang TUNA RUNGU.
"Bagaimana aku akan mampu mempertahankan rumah tanggaku kelak jika berkomunikasi saja kita sulit? Bukankah inti dari rumah tangga itu adalah komunikasi?" Kira-kira seperti itu pemikiran si wanita kala itu
Akan tetapi akhirnya dia sadar bahwa tidak seharusnya dia berpikir seperti itu, lalu ia pun menerima sang pria yang tuna rungu itu sebagai calon suaminya. Apa yang terjadi pada calon suaminya pastilah sudah jadi kehendak Yang Di Atas. Dia (Allah) pasti sudah merencanakan yang terbaik untuk kehidupan calon suaminya. Dia pun pasti telah mengatur sedemikian rupa agar calon suaminya mampu berkomunikasi dengan baik dengan pasangan hidupnya kelak.
Komunikasi yang baik bukan hanya sekedar komunikasi dari mulut ke mulut , akan tetapi lebih kepada komunikasi dari hati ke hati. Tidak masalah jika mulut tak mampu bersuara, yang terpenting adalah hati yang saling berbicara.
Dan...
Cinta yang sempurna datang kepada mereka yang menghargai ketidaksempurnaan, bukan menuntut adanya kesempurnaan.
Cinta yang sempurna ada di hati mereka yang paham bahwa kesempurnaan hanyalah milik Allah swt semata.
Cinta yang sempurna Allah hadirkan di hati setiap orang yang taat, tunduk, patuh pada segala ketentuannya dan berusaha menjaga apa yang baik-baik yang telah mereka miliki dengan cara BERSYUKUR.

Berbagi kisah tentang cinta seperti cerita diatas tadi, membuat aku belajar memahami cinta. Cinta membuatku belajar percaya, belajar sabar, belajar menurunkan ego, belajar mengerti, cinta membuatku terus ingin belajar yang suatu saat cinta itu pasti akan diuji, dikala ujian itu datang akupun harus siap menjalaninya, semakin naik level cinta ku pasti akan semakin sulit ujian yang harus aku tempuh. Jatuh cinta itu mungkin mudah bagi sebagian orang tapi bagiku membangun cinta itu perlu pengorbanan.
Jika aku bukan lagi alasan dibalik semangat nya, dan mungkin ada alasan lain dibalik semangat nya yg sekarang. Itu sudah cukup membuatku bahagia, walau dalam hati kecilku berkata "Apakah aku masih berarti untuknya?" karena melihat seorang yang aku sayang penuh semangat siapapun dan apapun yang membuatnya semangat, aku bahagia, dan mungkin memang aku harus berbesar hati, sebab cinta yang aku berikan ini tulus kepadanya. karena cinta tidak boleh menuntut. Biarkan hati yang menjawab. Aku hanya ingin memberikan yang terbaik untuknya dari apa yang ku punya, Mungkin aku telah membuat semangat nya hilang hari itu tapi, aku hanya manusia biasa yang pasti tak luput dari kesalahan dan kekhilapan, aku ingin terus menjadi pribadi yang lebih baik dan besar harapanku untuk bisa membuatnya semangat kembali karena aku. Aku ingin menjadi suatu bagian dalam hidupnya yang berarti, begitupun sebaliknya. Maaf jika aku tak sempurna.
Semoga dirinya bisa menerimaku apa adanya. Dalam doa yang kupanjatkan dan disetiap sujud selalu kusebut namaya, smoga kami diberi kelancaran dan diberi kemudahan disetiap ujian yang datang. Mungkin kedengarannya klasik tapi semoga apa yang aku perjuangkan ini tidak sia-sia.

Dalam suatu hubungan tidak hanya sekedar soal Cinta, tapi lebih bagaimana menyatukan Visi Misi dan tujuan hidup bersama. Keyakinan harus ada diawal, dari "aku & km" menjadi "Kita".
Tujuan dalam pernikahan adalah menuju Keluarga SAMARA.
Sakinah = Rasa tentram, terpuaskan ruhiyah maupun jasad.
Mawaddah = Rasa cinta.
Rahmah = Kasih sayang, bagai kasih sayang Ibunda ke anak.
Mengutip kalimat dari BJ Habbie :
" Tak perlu sesorang yang sempurna, Cukup temukan orang yang selalu membuatmu bahagia dan membuatmu berarti lebih dari siapapun"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jodoh Pasti Bertemu

Toyotomi Hideyoshi