Sama tapi tak serupa

 "Why Women Can't Read the Map, Why Men Don't Listen"

Tertarik dari sebuah judul buku yang direferensikan disalah satu blog, rasa keingin tahuan yang lebih untuk coba berbagi tentang apa sebenarnya perbedaan sifat dan otak dari pria dan wanita, dan mencoba untuk mengambil intisari dari perbedaan itu dari buku tersebut. 

Species sama, dunia berbeda. Dalam kenyataan nya pria dan wanita memang berbeda bukan lebih baik atau lebih buruk melainkan - hanya berbeda.  Pria dan wanita telah berubah secara perlahan dengan cara yang berbeda, karena memang harus begitu. Pria berburu, sementara wanita mengumpulkan. Pria memiliki sifat pelindung, sedangkan wanita memiliki sifat merawat.

Langkah awalnya yaitu menuyusun pikiran sehat yang sempurna.
- Wanita sebagai radar pendeteksi.
- Wanita mampu membaca yang tersirat


Otak Pria
Otak Wanita

 X-Phile : Wanita lebih unggul dalam segala indra penerima, wanita lebih mampu mengerti bahasa tubuh. 
Wanita adalah makhluk perasa. Oksitosin adalah hormon yang merangsang keinginan untuk disentuh dan mengaktivkan syaraf penerima sentuhan kita, oleh karena itu tidak aneh kalau wanita memiliki  syaraf penerima sepuluh kali lebih banyak dibandingkan pria, sangat senang dimanjakan dan memanjakan kekasihnya, serta menimang anak-anak nya.

So, dari sediki uraian diatas sebenernya udah bisa dibayangkan dong, otak pria dan wanita itu jelas berbeda, mau dipaksakan akan tetap berbeda. sudah ada porsi nya masing-masing untuk bisa menjalankan tugasnya.  Wanita biasanya lebih peka daripada pria, wanita lebih cenderung merasakan yang ada didalam hati nya krn susah untuk mengungkapkan sesuatu terhadap pasangan nya. Wanita lebih sering meneteskan air mata dalam menghadapi masalah krn wanita lebih mengutamakan perasaan dibandingkan akal. Sebab adanya perbedaan itulah setiap pria dan wanita dipasangkan untuk melengkapi satu sama lain. Saling pengertian, saling menjaga, saling komunikasi. Sampai saat ini pun secara pribadi masih tahap proses pembelajaran itu semua agar hubungan tetap terjalin dengan baik dan harmonis. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cinta yang Sempurna

Jodoh Pasti Bertemu

Toyotomi Hideyoshi