LDR to be LDM
Menjalani hubungan jarak jauh memang ga mudah, tapi ternyata bukan cuma gw yang punya hubungan seperti ini. banyak pasangan lain yang menjalaninya dan hasil nya bisa survive ko, so don't worry be happy nopitah km tidak sendiri :) Menjalani ldr dengan calon suami kurang lebih 9bulan, rentang waktu yang cukup significant kalau menurut gw, selama kurun waktu itu kita maksimalkan waktu yang ada, karena memang sejak awal berkomitmen bukan sekedar pacaran, coz bukan saat nya lagi sih masih masa masa kayak begitu. Tapi memang sejak awal gw bukan type cewe yang menganut gaya pacaran ^_^. Semenjak berkeinginan untuk menikah baru deh lirik sana sini untuk mencari sang pujangga hati #Eaaaa!!! kesana kemari mencari tak kunjung ada yang memberanikan diri untuk bilang "Yup, aku ingin menjadi bagian dari hidupmu, ingin jadikan kau makmumku, mau kah kau menikah dengan ku?" *Co Cweet yaa kedengerannya ^_^... sepanjang penantian gw itu sebagian dari mereka hanya menginginkan status pcran tanpa waktu yang jelas. *Uffttff... I'm Not interested . Upzz, walau ada yang berani menyatakan itu tapi gw nya ga srek, yaaa jurus kabur 1000 langkah gw lakukan :) cuma bilang I'm Sorry!!!
Dan penantian itupun berakhir semenjak gw ketemu dengan calon gw ini, ternyata Allah mengirimkan jodoh yang jauh dimata in sya allah dekat dihati. smoga ia bisa jadi imam yang baik dan bisa membawa kebahagiaan lahir dan bathin. Awal pertama yang mengesankan bisa bikin gw jadi grogi dibuatnya, entah karena emang feeling atau bagaimana entahlah. Sampai akhirnya dia bilang " gw, mau nikah sm lo" #Waw... dalam hati kecil "it's really", scara awalnya just friend jadi panggilannya juga masih selon gitu, :). Salut buat keberaniannya untuk bilang begitu, and Yes, he is gentleman for me..I like it, and I love him. Detik ini pun yang gw rasakan itu Amazing banget perasaan baru kemarin ketemu, ternyata bulan depan dia akan jadi suami gw. Subhanallah, Allah meringankan jalan hubungan ini walau terpisah jarak bukan halangan. yaaaa... walau tak dipungkiri menjalani hub ini memang tak semudah membalikan telapak tangan, baik hub yg jauh ataupun yg dekat pasti ada aja rintangannya. Jauh dilubuk hati yang paling dalam, ada rasa takut, yaitu takut apakah dia bisa menerima gw apa adanya, bisa terima segala kekurangan yang ada didiri gw baik itu fisik ataupun non fisik, gw bukan wanita ideal, tapi gw cuma cuma wanita yang berusaha menjadi lebih baik.
Banyak teman yang mananyakan apakah gw bisa menjalani hub LDM, yaa jawab gw Allahu a'lam. kita cuma bisa berusaha menjalani, untuk selanjutnya serahkan ke Allah. Kalau rasanya bagaimana yaa mungkin yang baru bisa di jawab, menahan rindu itu rasanya sesuatu yah ^_^. cetar mebahana.
Share sekilas tips menjaga hub yg jauh jadi terasa lebih dekat dari yang udh berpengalaman (sp.com), mudah-mudahan bisa jadi lebih baik, khususnya buat catatan gw pribadi tpbukan hanya sekedar catatan tapi dipraktekan :
1. Komunikasi
Menjaga komunikasi dalam setiap hubungan adalah kunci kesuksesan
harmoni. Komunikasi dengan orang yang dekat dengan kita tentu lain
dengan orang yang jauh dengan kita. Upayakan semuanya berjalan intens
dan ciptakan percakapan-percakapan yang menyenangkan yang bisa membuat
Anda selalu tertawa bersama, agar menunjukkan bahwa Anda berada
dalam keadaan baik-baik saja. Kalau pun ada sesuatu yang kurang baik
yang ingin Anda sampaikan, pilihlah waktu yang tepat untuk
membicarakannya, pastikan suasana hati lawan bicara Anda dalam keadaan
baik-baik saja.
Saat ini sudah banyak pilihan berkomunikasi dengan pasangan kita yang
jauh di mato, bisa lewat hp, bbm, email, whats app, line yang pasti
buatlah sevariatif mungkin, agar Anda juga tidak bosan jika menjalaninya
dengan cara yang melulu sama.
(*Bagi yang pasangan sama sama bekerja, under pressure disemua tempat kerjaan itu pasti ada temasuk gw, tapi diusahakan dapat dipisahkan antara urusan kerjaan dengan urusan pribadi. Jangan sampai pressure ditempat kerja terbawa saat kita berkomunikasi dengan pasangan, atau terbawa dikeluarga, karena kasian kalau salah satu kena imbas dari pressure kita yang seharusnya tidak demikian. Alhasil hanya penyesalan yang akan timbul dikemudian hari. Kalau dalam posisi keduanya under pressure di kerjaan dan stress, lebih baik cooling down dulu deh, dari pada komunikasi jadi ga nyaman, yang namanya pasangan itu saling support satu sama lain, harus belajar mengalah dengan ego diri sendiri, karena yang paling susah itu melawan ego sendiri. Yang perlu diperhatikan juga dalam komunikasi ini berlaku dua arah jadi keduanya harus saling intens, bukan hanya satu pihak saja yang aktiv. karena kedua nya pasti butuh perhatian satu sama lain. So, kalau dimungkinkan sebaiknya bergantian untuk saling sapa. "Coz Love is take and give". dan sebenarnya rasa Cinta dan Sayang yang tulus itu ikhlas memberi tanpa pamrih) #Noted.
2. Kepercayaan
Jika komunikasi Anda mengalami gangguan, jangan pernah berfikir yang
tidak-tidak terlebih dahulu. Hindari pikiran negatif Anda, tunggu sampai
moment yang tepat menanyakan kepada pasangan Anda. Bisa jadi komunikasi
Anda terganggu karena pasangan lagi sibuk, atau sedang banyak pikiran
yang berkaitan dengan tugas-tugasnya.
3. Jangan Dengar Kata Orang
Dalam hubungan jarak jauh, hal yang paling rawan adalah mendengarkan apa
kata orang, so tutup rapat telinga Anda. Jika Anda melayani apa kata
orang, bisa-bisa Anda akan mengalami stres sendiri atau depresi tinggi.
Jika kiranya ada hal yang kurang berkenan yang Anda dengan dari orang
lain, cukup tampung saja, jika kiranya perlu, Anda dapat
menkonfontasikannya setelah pasangan Anda ada dirumah, jangan melalui
telephon.
4. Pahami siapa saya
Memahami siapa saya dilakukan dengan pendekatan agama, perdalam kualitas
kita dengan pendekatan agama, dengan begini kita tau apa yang akan kita
lakukan, karena semua aturannya jelas diatur dalam kitab suci. Gunakan
kitab suci sebagai pagar untuk membentengin diri kita pada saat jauh
dari pasangan. Jika Anda dapat menjaga diri Anda, selanjutnya senantiasa
berdoa agar Allah juga menjaganya disana.
5. Segera Pulang
Jika ada kesempatan bisa pulang ke rumah, segeralah pulang. Jangan
ditunda-tunda, karena setan berkeliaran dimana-mana dan akan selalu
menggoda kita kapan pun.

Komentar
Posting Komentar