Catatan

Nengok blog sahabat yang baru merit, Hmmmm...so swit nih, belum genap sebulan udah banyak belajar jadi ibu rumah tangga yang cekatan. ;) . Goodluck yaaa sobat, smoga jadi kel samara, #doa untuk qu jg *Aamiin.
Yaah, namanya jodoh kita ga ada yang tau ya, mau cari kemanapun dan dimanapun pasti ketemu disaat yang tepat kata Allah. Disaat sudah menjadi seorang istri, pasti keinginan seorang istri dimanapun berada, punya keinginan yang sama. Repost drcatatatnya susan :
Suamiku,
Mungkin pernah tersirat di dalam benakmu bahwa kau telah salah memilihku menjadi pasanganmu.
Kadang kala aku mengganggumu dengan semua rajuk manjaku.
Aku juga sering membatasi kebebasanmu yang tak sama lagi seperti dulu.
Bahkan tertidur lebih dulu saat kau pulang larut malam.
Tetapi, di saat kau sibuk dengan pekerjaanmu, ingatlah bahwa aku selalu setia menunggumu.
Kudoakan kau di dalam kecemasanku.
Dan saat aku rela pergi bersama dirimu, ingatlah bahwa ada banyak orang yang kutinggalkan demimu.
Orang tuaku, sanak saudaraku, sahabat-sahabatku.
Dan kubiarkan kau mengisi seluruh kekosongan hatiku.
Saat aku tak sengaja melakukan sebuah kesalahan.
Janganlah ego dan kekasaran yang ditunjukkan.
Tetapi perlakukan aku dengan lembut dan bicaralah dalam ketenangan.
Saat aku ingin kau menemaniku, dan kau terlarut dalam kesibukanmu, hatiku teriris dan haus akan perhatianmu.
Yang kupinta adalah sedikit perhatianmu itu.
Saat kau ingin pergi dan aku ingin kau tinggal di sisiku, percayalah itu bukan melulu karena cemburu.
Tetapi karena aku tak ingin jauh darimu.
Saat aku menangis tersedu, aku ingin kau memelukku dan mengatakan
"semuanya akan baik-baik saja."
Saat aku sedang gusar, peganglah tanganku.
Tanpa berkata apapun aku tahu bahwa kau tak akan pernah meninggalkan aku.
Ceritakan semuanya kepadaku, bukan seperti kau bercerita kepada pasanganmu, tetapi seperti kau kepada sahabatmu.
Apabila keinginanku mulai terlalu banyak, ingatkan aku untuk selalu bersyukur memilikimu.
Dan bahwa semua yang dimiliki di dunia ini akan kita tinggalkan kelak.
Dan bila aku dikalahkan oleh rasa kantukku, bangunkan aku dengan lembut.
Ingatkan aku akan tanggung jawab yang belum kuselesaikan.
Bukan dengan suara garang yang membuat nyaliku ciut.
Ketika kau sedang terhanyut dalam lautan emosi, pandang mataku dalam-dalam.
Jauh di dalam beningnya, ada cinta untukmu, dan akulah yang kau cintai itu.
Aku yang selalu mencintaimu,
Istrimu.
~Copas via FebyAna Romy~


Tersadar, bahwa aku hanya lah wanita lemah yang mencoba untuk kuat dan bertahan di kondisi apapun. Di bulan ultah ku tahun ini, aq sudah menikah, ini adalah salah satu doa yang aq panjatkan dari duatahun lalu, Allah telah memberikan jawabannya. Umur pernikahan ku memang baru seumur jagung, doa yang selalu aq panjantkan semoga pernikahan ku berjalan dengan lancar, dapat saling terus memahami satu sama lain. Kami jiwa yang berbeda, tapi kami berusaha menjadi satu hati. Tak banyak yang bisa ku lakukan disaat bermuram durja, pelukan dan usapan lembut suamiku yang membuatku tenang. Berharap semua akan baik baik saja dan menjadi lebih baik, bisa menjadi keluarga yang utuh. Ya Allah, lancarkan lah usaha kami, lancarkan lah rezeki kami, lapangkanlah disetiap perjalanan hidup kami, smoga kami menjadi pribadi yang selalu dekat denganMu, dan selalu mengingat bahwa kami punya Engkau yang Maha segalanya. Insyaalah ada rezeki menikah, ada rezeki seorang anak. Rezeki ada ketika kita berusaha. Yaa..Allah semoga kami Istiqamah. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cinta yang Sempurna

Jodoh Pasti Bertemu

Toyotomi Hideyoshi