my baby born

Helow, setelah sekian lama ga corat coret di catatan blog ini rasanya kngen juga, ingin mencurahakan segala sesuatu yang mungkin mengganjal dan sulit diungkapkan.
Alhamdulillah, Jumat 27 Februari 2015, telah lahir putra pertama kami. Buah cinta kami (aq dan suami). Yang bernama Rafa Anang Ataliansyah. Alhamdulillah, sehat dan sempurna. Walau aq harus menjalani persalinan dgn cara operasi secar dikarenakan minus mata yang tinggi, tidak mengurangi rasa sakit saat melahirkan. Karena operasi yg sudah dijadwalkan sebelumnya ternyata pada saat hari H subuh nya aq merasakan kontraksi, rasa panik karena merasakan mules yang tidak biasa, lngsung aq di bawa ke bidan, namun krn sudah di jadwalkan sc maka kontraksi qu di stop dgn menggunakan obat sampai dgn pembukaan 3. jam 3, aq pun masuk ruang operasi, rasa ga kruan dalam hati, deg degan campur aduk dgn rasa takut. Karena sjujurnya aq org yg tkut dgn RS, dgn Bismillah dan support dr keluarga membuat aq lebih kuat menghadapi nya. Operasi nya tidak di bius total, hanya bagian perut ke bawah saja yg dibius, tepat jam 3.15, terdengar suara tangisan bayi yang sangat kencang, dalam hati berkata "yaa Allah  apakah itu suara bayi qu?" Trnyata benar tak lama stelah itu bayi qu pun di letakan di atas dada qu agar baby merasakan hangatnya dan detak sang ibu sambil mengenalkan pada PD sang ibu, untuk merangsang keluar nya asi. Entah rasa apa yang aq rasakan saat pertama kali melihat bayiqu, terharu  dan bahagia. Setelah itu bayi qu pun si bawa kluar untuk segera di azankan oleh suami qu. Dan sekitar jam 4sore, aq sudah slesai operasi dan masuk dalam ruang pemulihan. Selama 2 hari aq di RS, suami ku dgn setia menemani, menyuapi ku mkn, siap siaga membantu aq. Alhamdulillah.
Menjadi ortu baru bagi bayi kami, tidaklah semudah yg dibayangkan, awal yg sangat dilematis, diawal kelahiran aq mungkin sempat terkena baby blues, rasa sedih tanpa sebab kadang mwmbuat aq jd galau. Sungguh peran dan support dr keluarga saat wanita melahirkan itu sangat dibutuhkan terlebih dari suami. Kadang mood aq sangat tergantung dgn mood nya suami, klo suami senang aq pun ikut senang, tp sebaliknya jika ia galau aq pun demikian, bagaimanapun kondisi busui harus tetap stabil demi klancaran asi. Terima kasih suami ku, telah menjadi suami siaga selama persalinan dan papah siaga diawal kelahiran. Mudah2an selamanya demikian dan bisa menjadi pemimpin keluarga yang siap siaga. Mudah2an qta bisa menjadi pasutri yang bahagia dan menjadi ortu yang bijak bagi anak qta. Aamiin....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cinta yang Sempurna

Jodoh Pasti Bertemu

Toyotomi Hideyoshi