wanita




Wanita,
Diluar senantiasa terukir senyuman,
Manisnya dia kalah si mawar merah,
Tabahnya dia hanya Pencipta jasad yang tau.

Namun,
Terselit di jiwanya penuh kedukaan,
Disimpan dalam dalam segala lara,
Dihijab segala kerapuhan dengan bait senyuman.

Wanita,
Tiada yang tau waktu sunyinya,
Terkadang sembunyi diri waktu munculnya sang bulan,
Terkadang duduk menyepi sendirian memujuk hati.

Titisan hujan itu andai bisa dijadikan kawan,
Sudah pasti kesudiannya akan disambut.

Kadang air mata itu menjadi wakil
kepada kata-kata yang tak mampu diungkap

Wanita,
kita sebenarnya kuat,
cuma bila tiada kekuatan, karena itu kita lemah,
karena, Kekuatan itu Do'a.

By : @zhrhs

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cinta yang Sempurna

Jodoh Pasti Bertemu

Toyotomi Hideyoshi