Alasan me-Resign
Ada banyak alasan sebenanrnya, akhir akhir ini aku memikirkan kembali untuk mengundurkan diri dari pekerjaan yang sudah kurang lebih 9th tmpat aku mencari rezeki yg notaben nya adalah gaji, yang sebenanrnya gaji hanya sebagian dari rezeki.
Diantaranya alasan2 ku ini:
1. Anak2 butuh aku ibunya. Yg selalu ada 24jam untuk mreka, menemaninya,
membersamainya, mengajarkannya, mendidiknya
2. Mamaku sudah menua, tak layak aku titipkan selalu ank2ku.
3. Aku tak percaya lg dgn pengasuh selain keluarga!!! Tp keluargapun tak bisa aku andalkan sepenuhnya untuk mengasuh ank2ku.
4. Suami dan mamaku meminta aku lebih baik Resign.
*alasan tersebut diatas, saat aku mengajukan awal resign, tp setelah di komunikasikan, ternyata aku dpt keringanan2 masalah jam krj, dll*
Bulan berganti bulan, sudah sekitar 5bulan, aku bekerja dgn membawa serta ankku yang pertama, krn tak mau ditinggal ibu nya bekerja, walau ank nya happy2 aja dibawa ke kantor ada perasaan dimana aku merasa tidak enakan. Krn bagaimanapun juga saat bekerja butuh fokus terhadap pekerjaan tersebut, dan jika ada anak fokus jadi terbagi.
Posisi ku di kantor ada sbg staff opertional, yang kalau boleh dibilang sangat berpengaruh, yg namanya operation siklus nya itu pasti harian, tanggung jawabnya :
- handling stok barang
- admin support marketing
- membuat Delivery Order , Sales Order.
- customer care
- aktivasi kartu2 satelit
- cek pelanggan2 pascabayar
- topup pulsa satelit
Dari kesemua jobdesk yang aku kerjakan, dgn jam kerjaku yang skrg mungkin hanya sebagian saja yg bs ku kerjakan dari rmh secara remote ataupun online.
Skrg ini Munculah beberapa alasan lagi, diantara nya :
5. Gajian selalu telat. ( sbenernya ini bukan hal yg baru, tp baru kali ini telat nya pake bgt ) 🙈.
6. Teman2 ditempat kerja satu persatu mengundurkan diri tanpa sebab yg jelas. Dan yg masih bertahanpun seakan sudah tak seindah dulu.
7. Jobdesk aku yg mulai tdk jelas, antara ada dan tiada. Alur prosedur yg semakin rumit. Ada rahasia dibalik rahasia. ( *ini yg sangat membuatku skrg tdk nyaman)
Saat ini aku hanya menunggu waktu yg tepat untuk segera mundur jika keadaan nya masih seperti ini.
Mudah2an kerumitan ini segera berakhir!!!
InsyaaAllah, rezekiku ada disuamiku.
Jika memang saat ini aku harus mundur dr pekerjaan yg selama ini aku andalkan, insyaallah...
Allah cukupkan semuanya. Aamiin..
Komentar
Posting Komentar