Merencanakan Keuangan 2021

 Haiiiii mams....

Sudah awal tahun baru nih..

Kira kira persiapan dan strategi apa saja yang sudah disiapkan untuk rencana keuangan keluarga untuk tahun ini?

Sebagai ibu rumah tangga yang menjabat rangkap mentri keuangan dan bendahara keluarga juga ya bund.. :)

Apakah tahun ini ada anak yang baru mulai masuk sekolah? Atau mams ada rencana keuangan lain yang harus lebih di perioritaskan tahun ini? 

Wah... kira2 persiapan apa saja yaa yang harus diperhatikan agar keuangan kita tidak gali lobang tutup lobang ya mams alias kocar kacir dalam hal keuangan. 

Persiapan awal yang biasa saya lakukan adalah mereview cash flow keuangan keluarga dari tahun sebelumnya mams.

Jadi dari setahun terkahir kira2 cashflow kita itu rules nya seperti apa kelihatan jelas, apakah surplus / defisit!!!

Itulah sebab nya langkah awal untuk menetukan grafik cashflow kita adalah dengan mencatat ya mams... sekecil apapun pengeluarannya wajib banget dicatet mams.. 

So, kalau dicek secara nyata kelihatan jelas deh tuh besar nya pengeluaran ada di pos mana. 

Dari Coach finacial planer baiknya ada porsi untuk menentukan pos pos dalam mengatur keuangan : 

50% - kebutuhan utama

30% - saving

20% - entertaint


Bagi saya yang saat ini masih menjadi Ibu bekerja yang Alhamdulillah masih dapat penghasilan sendiri itu selangkah lebih baik dalam mengatur keuangan. 

Kelebihan dari istri bekerja disamping bisa membantu meringankan beban suami dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga, juga bisa menyisihkan tabungan lebih untuk keluarga. 

Untuk dapat mengatur keuangan:

 *point pertama berawal dari tau bedanya mana kebutuhan mana keinginan. 

Terkadang apa yang kita inginkan belum tentu apa yang kita butuhkan. 

*Point ke dua, usahakan tidak terlibat kredit kepada bank, apalagi yang bersifat konsumtif seperti credit card. 

*selalu sisihkan dana darurat disamping dana tabungan. 

Semoga tahun ini keuangan kita lancar aman dan terkendali yaa mams. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cinta yang Sempurna

Jodoh Pasti Bertemu

Toyotomi Hideyoshi