Surat Untuk Cinta
Wahai simphonyku yang terasing…
Kau disana begitu jauh,
namun setia disini bersamaku…
Kita terpisah begitu lama,
namun tak sedetikpun kau tinggalkan aku…
Aku bak lagu yang termakan usang dan kaulah nadaku yang terlepas…
Mataku tak mampu menangkap bayanganmu,
hanya telingaku menikmati alunanmu yang merdu…
Wahai lembayu malam…
Sudahkah kau tunaikan amanahku?
Sudahkah ia menerima pesanku?
T’lah kutitipkan keluh kesah lewat angin yang bepergian…
Dalam hujan yang menangis pelan…
Maka sudahkah kau baca gundahku?
Duhai cinta..
Taukah engkau?
Bahkan rembulanpun mencemburuimu…
Aku tersesat dalam terangnya, namun cukup engkau penyuluh gulitaku…
Lalu sudahkah kerlip bintang suguhkan kecupanku di keningmu?
Sudahkah dingin malam hantarkan pelukanku padamu?
Ini syairku…
Bahana kerinduan yang membelenggu…
Teruntuk kau satu dan hatimu…
Maka jika kau baca isyaratku dalam hening sepi atau hingar kacau…
Segeralah datang dekap aku…
Karna, jika tidak atau kau terlambat…
Mungkin aku takkan mampu t’rus bertahan…
Karna tanpa pertolongan…
Niscaya ku kan padam terlahap rindu…
By : Kutipan Villias bloger.
Kau disana begitu jauh,
namun setia disini bersamaku…
Kita terpisah begitu lama,
namun tak sedetikpun kau tinggalkan aku…
Aku bak lagu yang termakan usang dan kaulah nadaku yang terlepas…
Mataku tak mampu menangkap bayanganmu,
hanya telingaku menikmati alunanmu yang merdu…
Wahai lembayu malam…
Sudahkah kau tunaikan amanahku?
Sudahkah ia menerima pesanku?
T’lah kutitipkan keluh kesah lewat angin yang bepergian…
Dalam hujan yang menangis pelan…
Maka sudahkah kau baca gundahku?
Duhai cinta..
Taukah engkau?
Bahkan rembulanpun mencemburuimu…
Aku tersesat dalam terangnya, namun cukup engkau penyuluh gulitaku…
Lalu sudahkah kerlip bintang suguhkan kecupanku di keningmu?
Sudahkah dingin malam hantarkan pelukanku padamu?
Ini syairku…
Bahana kerinduan yang membelenggu…
Teruntuk kau satu dan hatimu…
Maka jika kau baca isyaratku dalam hening sepi atau hingar kacau…
Segeralah datang dekap aku…
Karna, jika tidak atau kau terlambat…
Mungkin aku takkan mampu t’rus bertahan…
Karna tanpa pertolongan…
Niscaya ku kan padam terlahap rindu…
By : Kutipan Villias bloger.
Komentar
Posting Komentar